KATA PENGANTAR
Bismillahirrahmanirrahim
Segala puji syukur kami ucapkan kepada Allah SWT dan sholawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW semoga syafa’atnya terus dialirkan kepada umat-umatnya aamiinn.
Makalah ini membahas tentang “IPTEK dalam Kehidupan Manusia” dengan beberapa sub-bab antara lain: 1. Dampak IPTEK terhadap Kehidupan Manusia, 2. Dampak IPTEK terhadap Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM), 3. Dampak IPTEK terhadap Pencapaian Kemakmuran. Dengan 30 referensi kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik.
Tidak lupa kami juga mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak, terutama kepada kakak tingkat kami yang berkenan untuk mengajari dan membantu kami dalam proses pembuatan makalah ini.
Penulis menyadari bahwa makalah ini belum sempurna disebabkan keterbatasan pengetahuan dan waktu. Oleh karena itu, saran dan kritik sangat kami butuhkan dalam membuat makalah yang lebih baik lagi untuk kedepannya.
Surabaya, 06 Februari 2020
Penulis
DAFTAR ISI
Cover
Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB I
Pengertian IPTEK
Dampak IPTEK Terhadap Kehidupan Manusia
Dampak IPTEK Terhadap Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM)
Dampak IPTEK Terhadap Pencapaian Kemakmuran
Penutup
Kesimpulan
Daftar Pustaka
BAB I
IPTEK DALAM KEHIDUPAN MANUSIA
A. Pengertian IPTEK
1. Definisi Ilmu
Segala bentuk pengamatan yang dilakukan oleh setiap manusia terhadap alam dan sekitarnya menggunakan indra dan pengalaman terdahulu serta dengan adanya sebuah kepercayaan, maka akan menghasilkan pengetahuan baru bagi manusia. Sedangkan ilmu berasal dari pengamatan yang memiliki ciri-ciri tertentu. Tentunya pada ciri-ciri inilah yang membedakan antara ilmu dan pengetahuan.
Objek dalam menelaah ilmu pengetahuan adalah semua yang dapat diuji panca indra manusia. Pada kejadian-kejadian yang bersifat empiris merupakan ilmu yang dibatasi oleh kejadian-kejadian yang sering muncul dalam kehidupan manusia. Sehingga dapat di amati dan dirasakan oleh panca indranya. Contoh dari objek-objek ilmu yang bersifat empiris antara lain: batuan, tumbuhan, binatang maupun manusia itu sendiri. Gejala dan setiap peristiwa yang terjadi pada alam seperti meletusnya gunung berapi itu juga termasuk ilmu pengetahuan secara empiris. Sedangkan obyek yang tidak berada dalam jangkauan pengalaman manusia tidak masuk dalam penelaahan nya.
Cabang-cabang keilmuan ini pada dasarnya berkembang dari dua cabang utama yaitu:
a. Filsafat alam yang akan menjadi rumpun-rumpun ilmu alam (the natural sciences).
b. Filsafat moral yang berkembang menjadi ilmu-ilmu social (the social sciences).
2. Makna dan Sejarah Teknologi
Secara etimologi teknologi berasal dari kata techno dan logos. Techno berarti seni dan logos berarti ilmu. Menurut Rogers (dalam Seels dan Richey, 1994: 12) Teknologi adalah suatu rancangan langkah instrumental untuk memperkecil keraguan mengenai hubungan sebab akibat dalam mencapai hasil yang diharapkan.[1]
Sains dan teknologi tidak dapat dipisahkan satu sama lain karena keduanya mempunyai hubungan yang erat satu sama lain dimana Sains sebagai sebuah ilmu yang dapat menimbulkan hal-hal baru berupa teknologi berdasarkan hasil kerja keras para scientist dalam meneliti dan menganalisa sebuah ilmu. Hasilnya sangat berperan bagi kehidupan manusia dalam melangsungkan kehidupannya.[2]
Teknologi berasal dari bahasa prancis “La-teknique” yang memiliki arti, suatu proses yang dilakukan untuk mewujudkan sesuatu secara rasional. Adapun pengertian teknologi menurut beberapa tokoh diantaranya[3]:
a. Menurut Djoyohadikusumo, teknologi berkaitan erat dengan sains dan perekayasaan.[4]
b. Sardar mengemukakan bahwa teknologi adalah sarana yang pada akhirnya mencetak suatu peradaban, dia merupakan ungkapan fisik dari pandangan dunianya.
c. Walter Buckingham, teknologi adalah ilmu pengetahuan yang diterapkan kedalam seni industri serta oleh karenanya mencakup alat-alat yang memungkinkan terlaksananya efisiensi tenaga kerja menurut keragaman perempuan.[5]
Adapun macam-macam teknologi yang dikemukakan oleh para ahli, yaitu:
1. Teknologi modern.[6]
Ciri-ciri teknologi modern sebagai berikut:
a. Padat modal
b. Mekanis elektris
c. Menggunakan bahan import
d. Berdasarkan teknologi mutahkhir
2. Teknologi madya
Ciri-ciri teknologi madya sebagai berikut:
a. Padat karya
b. Dapat dikerjakan oleh keterampilan setempat
c. Menggunakan alat setempat
d. Berdasarkan alat penelitian.
3. Teknologi tradisional
Ciri-ciri teknologi tradisional:
a. Bersifat padat karya
b. Menggunakan keterampilan setempat
c. Menggunakan alat setempat
d. Menggunakan bahan setempat
e. Berdasarkan pengamatan dan kebiasaan
Sejarah perkembangan teknologi antara lain:
1. Pada tahun 8000 SM - 1700 menggunakan baterai alamiah. Pada masa ini manusia masih menggunakan bahan yang bersifat alami seperti tumbuhan dan binatang sebagai sumber kehidupan. Pada masa paleolitikum manusia berada dalam gua dan setelah memasuki masa neolitikum manusia sudah mulai bertani dan menetap.
2. Pada tahun 1700 - 1970 pada masa ini manusia sudah mulai menggunakan energi fosil sebagai bahan bakar kendaraan, mesin-mesin, dan pabrik.
3. Pada tahun 1970 - sekarang pada masa ini teknologi informasi sudah mulai berkembang setelah ditemukannya mesin punch card pada tahun 1890 oleh hollerih sebagai dasar komputer. Seiring berjalannya waktu, teknologi menghasilkan produk-produk elektronik seperti; radio, televisi tape recorder, HP[7].
B. Dampak IPTEK terhadap Kehidupan Manusia
Dalam kehidupan era teknologi ini, manusia tidak dapat terlepas dari peran Ilmu Pengetahuan dan Teknolgi (IPTEK)[8]. Teknologi lahir dari keresahan manusia yang setiap ucapnya ingin yang serba instan, maka dari itu manusia menerapkan teknologi untuk memudahkn kegiatan sehari-hari sehingga kebutuhannya dapat terpenuhi dengan cepat, untuk menghadapi perkembangan IPTEK di era 4.0 ini manusia dituntut untuk bijak dalam menggunakan, memakai dan mengelola teknologi dan ilmu pengetahuan yang baru dengan baik dan benar.
Berbagai inovasi yang telah diciptakan berfungsi untuk mempermudah segala aktivitas dan manfaat bagi kehidupan manusia. Banyak manfaat yang sudah dirasakan oleh manusia dengan adanya inovasi-inovasi yang muncul pada saat ini.
Jika dahulu orang ingin pergi dari Jakarta – London harus menempuh waktu beberapa tahun, namun sekarang dapat ditempuh kurang lebih 20 jam saja[9].
Sebenarnya sejak dahulu manusia sudah membuat dan menggunakan teknologi untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang mereka hadapi. Oleh karena itu manusia sudah mulai menggunakan teknologi yang mereka temukan. Berhubungan dengan energi, manusia juga sudah memanfaatkannya salah satunya yakni sinar matahari yang digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik, contoh yang lain. Misalnya:
a. Terciptanya alat transportasi canggih yang digunakan oleh manusia sehingga dapat mempercepat perjalanan. Jika pada zaman dahulu, manusia hanya bisa meraba dan menerka saja jawaban dari teknologi. Maka pada zaman ini kita telah melihat dengan mata kepala kita sendiri bagaimana teknologi roket dan pengendalian elektronik yang canggih telah berhasil melontarkan manusia sampai ke permukaan bulan dan mengembalikannya lagi ke bumi serta dapat menerbangkan pesawat-pesawat antariksa, yang masing masing memiliki misi tertentu. dalam Al-Qur’an juga memberi tahu tentang sarana alat transportasi canggih[10].
Kita sebagai umat Islam meyakini bahwa agama Allah SWT yang sempurna. Disamping itu, al-Qur’an juga berisi petunjuk dan pedoman bagi kita. Yang di dalam al-Qur’an juga mengandung ayat-ayat yang dapat di jadikan pedoman dalam pengembangan sains (IPTEK) untuk memperkuat keimanan dan meningkatkan kesejahteraan manusia. Di masyarakat kebanyakan orang membicarakan teknologi dari pada sains. Karenanya al-qur’an juga mengandung cukup banyak ayat yang berkaitan dengan teknologi. Dengan adanya ayat Al Quran yang berkaitan dengan teknologi kita dapat mengetahui perkembangan teknologi.
Allah SWT berfirman dalam Surat Yasin ayat 41-42 yang berbunyi:
وَآيَةٌ لَهُمْ أَنَّا حَمَلْنَا ذُرِّيَّتَهُمْ فِي الْفُلْكِ الْمَشْحُونِ () وَخَلَقْنَا لَهُمْ مِنْ مِثْلِهِ مَا يَرْكَبُونَ
Yang artinya: “Dan suatu tanda (kebesaran dan kekuasaan Allah SWT) bagi mereka adalah bahwa Kami mengangkut keturunan mereka dalam bahtera yang penuh (muatan). dan Kami menciptakan (pula) bagi mereka (sarana angkutan) yang serupa untuk mereka kendarai[11].”
Ayat diatas menjelaskan tentang kekuasaan Allah SWT yang mengingatkan manusia tentang umat terdahulu dan leluhurnya yang diselamatkan di atas perahu Nabi Nuh As. Ayat 41 ini, Allah SWT menerangkan tentang bahtera Nabi Nuh As yang juga memberi pengetahuan kepada umatnya tentang cara pembuatan perahu sehingga hingga dapat diterapkan dan digunakan dalam kehidupan pada zaman itu.
Kemudian, dalam ayat 42 Allah SWT juga menerangkan tentang informasi aneka alat transportasi yang dapat digunakan manusia untuk memudahkan segala aktivitasnya. Semua informasi yang telah diberikan Allah SWT melalui perantara nabi Nuh As itu dapat kita lihat dan kita rasakan keberadaannya saat ini[12].
b. Adanya penemuan alat komunikasi telepon dan radio yang dapat mempermudah seseorang untuk berinteraksi dengan lawannya meskipun jaraknya jauh[13]. Adanya kemajuan IPTEK ini manusia dapat menciptakan berbagai alat dengan tujuan agar manusia bisa melakukan segala aktivitas dengan lebih efektif dan efisien[14].
Analisis yang diungkapkan oleh Alvin Toffler membahas tentang sejarah perkembangan teknologi yang terdiri dari tiga gelombang. Gelombang pertama (8000 SM – 1700) merupakan gelombang pembaruan di mana manusia mulai menemukan dan menerapkan teknologi dibidang pertanian dengan menggunakan bateri alamiah atau memakai energi yang berasal dari alam seperti gas dan minyak. Gelombang kedua adalah masa revolusi industri (1700 – 1970) dimulai dengan New Comen yang menemukan mesin uap, dengan berkembangnya teknologi dan penemuan mesin-mesin yang sekarang telah menggantikan peran-peran manusia[15].
Alvin Toffler mengungkapkan bahwa gelombang kedua merupakan garis pemisah yang cukup jelas antara produsen dan konsumen, gelombang pertama manusia bertani semua makanan yang mereka butuhkan lalu mereka konsumsi sendiri. Gelombang ketiga terjadi kemajuan yang sangat pesat dalam berbagai bidang apalagi dibidang komunikasi yang telah menyebar luas[16].
1. Peranan IPTEK dalam kehidupan manusia
Menurut catatan sejarah yang dapat kita baca dan pelajari saat ini bahwa setiap perkembangan teknologi akan membawa pengaruh yang sangat besar bagi kemakmuran manusia dan tidak dapat dilepaskan dari kegiatan manusia. Perkembangan teknologi ini berpengaruh pada segala bidang seperti bidang ekonomi, politik, sosial dan budaya, terutama bidang komunikasi yang dapat mempercepat dan mempermudah proses interaksi antar manusia dengan jarak yang dekat ataupun jauh. Melalui perkembangan teknologi dalam bidang komunikasi dapat menjalin hubungan perdagangan internasional dengan beberapa negara[17]. Apabila manusia ingin berkomunikasi dengan jarak jauh memerlukan waktu yang lama. Akan tetapi, alat komunikasi yang diciptakan saat ini sudah canggih. Misalnya dengan menggunakan telepon seluler yang saat ini satu orang tidak hanya memiliki satu alat komunikasi tersebut. Bahkan, sekarang remaja bahkan yang masih anak-anak sekalipun telah mengenal dan menggunakan apa itu facebook, email, twitter, dan lain sebagainya. Itulah contoh perubahan pola hidup manusia akibat perkembangan teknologi[18].
Tidak hanya itu teknologi juga memberi banyak manfaat dalam proses pemenuhan kebutuhan pokok manusia, misalnya:
a. Sandang
Manusia dapat dengan mudah memintal benang dengan cara sederhana, sehingga menghasilkan sehelai kain dan pada akhirnya manusia saat ini telah menemukan mesin yang dapat mereka gunakan untuk memproduksi kain dalam jumlah besar yang hanya membutuhkan waktu yang relatif singkat.
b. Pangan
Pada bidang pangan ini manusia merasa sangat terbantu dengan munculnya teknologi yang dapat menghasilkan mesin atau alat-alat baru seperti tractor, alat pemotong dan penanam dan masih banyak lagi. Sehingga saat ini manusia bisa mendapatkan pangan dengan waktu yang cepat dan lebih menghemat tenaga saat waktu panen berlangsung[19].
Upaya pemantapan peranan ketahanan pangan ditempuh melalui perwujudan kesediaan pangan yang cukup, aman, bermutu, bergizi, dan beragam, serta tersebar secara merata di seluruh wilayah Indonesia dan terjangkau dalam daya beli masyarakat.
Dalam hal penyediaan pangan IPTEK juga banyak menyumbang dengan cara yang dikenal masyarakat dengan panca usaha tani (pengembangan varietas unggul, pupuk, pestisida, pola tanam, dan pengairan).[20]
Mesin atau alat ini tidak hanya yang digunakan untuk membantu manusia saat proses tanam dan panen pangan mereka, tetapi juga menghasilkan pestisida yang dapat membantu manusia dalam membasmi hama dan penyakit yang merusak tanaman dilahan mereka. Selain itu teknologi saat ini juga memanfaatkan teknik pemuliaan yang menghasilkan bibit unggul yakni varietas atau semacam pupuk yang diharapkan akan menghasilkan suatu produk yang berkualitas baik.
c. Papan
Burung camar pandai membuat sarang yang begitu indah, tetapi setelah berabad-abad lamanya ternyata tidak terlihat adanya kemajuan sedikit pun. Burung itu membuat sarangnya secara naluriah. Berbeda dengan manusia yang oleh Tuhan diberi karunia keunggulan berupa akal dan budi. Dengan akal inilah manusia dapat menyempurnakan tempat tinggalnya, yang mulanya dari gua-gua alam ke pohon-pohon, kemudian berkembang lagi menjadi rumah dengan tiang-tiang penyangga dan sekarang lebih maju lagi kita telah mampu membuat rumah tembok dengan penuh kenyamanan. Bahkan, manusia masa kini telah mampu membuat gedung-gedung pencakar langit yang menjulang tinggi ke angkasa.
Untuk mencapai puncaknya, orang tidak perlu lagi meniti tangga langkah demi langkah, tetapi cukup menekan tombol dan beberapa detik kemudian sampai ke lantai 60 dan seterusnya.[21]
Untuk melindungi dan memenuhi kebutuhan manusia maka saat ini banyak dijumpai gedung dan bangunan yang besar dan bertingkat, untuk menahan beratnya bangunan tersebut maka dibutuhkan pondasi yang kuat yang biasanya terbuat dari beton[22].
Peran teknologi dalam meningkatkan kesehatan manusia, ketika ada orang yang organ tubuhnya sudah tidak berfungsi lagi maka yang harus dilakukan yakni mengambil atau dalam bahasa kedokteran cangkok, tidak hanya mengambil bagian organ tubuh tersebut tetapi juga menanamkan anggota tubuh baru lagi untu menggantikan bagian yang sudah tidak berfungsi itu. Sehingga terciptalah alat-alat operasi, berbagai jenis obat-obatan, penggunaan benda-benda radioaktif dan mendiagnosis yang digunakan untuk proses pengobatan. Adapun contoh obat yang mengandung unsur radioaktif yakni isoniazid yang memiliki kandungan C radioaktif dan sangat efektif dalam menyembuhkan penyakit TBC[23].
Adanya kemajuan teknologi juga berpengaruh pada perubahan sosial yang sering terjadi di masyarakat. Kemajuan teknologi yang dirasakan orang-orang kota, kini telah dirasakan pula oleh orang pedesaan. Penduduk pedesaan juga ingin mengikuti dan merasakan hasil dari kemajuan teknologi, tetapi ada hal yang menyebabkan dampak negatif bagi masyarakat pedesaan yaitu masyarakat pedesaan menjadi lebih konsumtif. Adapun contoh nyata lainnya, perbedaan kepribadian pria dan wanita.
Ada beberapa para ahli yang berpendapat bahwa saat ini semakin besar porsi wanita yang memegang posisi sebagai pemimpin, baik dalam dunia pemerintahan maupun dalam dunia bisnis. Bahkan perubahan perilaku ke arah perilaku yang sebelumnya merupakan pekerjaan pria semakin menonjol[24].
2. Penyalahgunaan IPTEK dalam kehidupan manusia
Terdapat banyak permasalahan yang terjadi akibat perkembangan teknologi yang sangat pesat namun manusia belum siap dalam menanggapi kemajuan IPTEK sehingga menimbulkan dampak yang merugikan, berikut gambaran negatifnya:
a. Lingkungan (Polusi)
Bahan polusi atau polutan dapat merusak lingkungan, sehingga muncul pencemaran akibat berbagai aktivitas manusia. Misalnya: Adanya kegiatan-kegiatan industri yang akhirnya akan membuang limbah yang mengandung zat-zat berbahaya seperti logam berat. Kegiatan tambangan yang mengakibatkan kerusakan instalasi, kebocoran, pencemaran udara dan dapat merusak lahan pertambangan[25]. Kegiatan transportasi berupa kepulan asap, menyebabkan naiknya suhu udara, kebisingan dari berbagai jenis kendaraan. Hal ini dapat menggangu kesehatan manusia, mengancam pada kualitas kehidupan manusia seperti selokan mampet.
Pencemaran air dan tanah juga bisa terjadi karena adanya polutan yang tidak sehat, zat kimia seperti limbah industi, detergen dan sampah plastik dapat berakibat buruk terhadap tanaman, tumbuhan dan dapat menurunkan tingkat kesuburan tanah.
Tidak hanya itu, sampah organik juga dapat menimbulkan pencemaran apabila sampah tersebut dibuang ke lautan, sungai atau parit dan akan mengalami pembusukan dan air akan tercemar sehingga makhluk hidup yang ada di sungai tersebut akan mati karena habitatnya rusak atau tercemari, sehingga saat ini di negara kita mengalami krisis pertumbuhan makhluk hidup yang menyebabkan kekayaan alam negara kita berkurang. Merosotnya kualitas dan kuantitas SDA yang berlebihan melampaui kemampuan, sehingga alam akan sulit dipulihkan. Perkembangan teknologi dipacu untuk mengejar keuntungan dan kesejahteraan diri manusia itu sendiri.
Hal ini telah mendorong berbagai praktek teknologi yang mengeksploitasi SDA kurang bertanggung jawab karena semata-mata untuk kemewahan. Akibatnya SDA kita menjadi menipis. Kualitas SDA yang mengalami kemunduran cukup parah adalah sumber daya air. Di berbagai wilayah, baik air tawar maupun air laut milai mengalami pencemaran karena tercampur dengan logam berat, bakteri dan lainnya. Sumber air tanah juga mulai tercemar oleh campuran air laut.
a. Pencemaran pada berbagai SDA telah menurunkan fungsi dari sumber daya alam seperti air, udara, tanah dan bahan utama makanan. Dapat menimbulkan pencemaran dan limbah yang menyebabkan timbulnya pencemaran lingkungan. Pencemaran (polusi) ialah adanya suatu organisme atau unsure lain kedalam suatu sumber daya.[26]
Pencemaran ini di sebabkan oleh limbah, terutama dari kawasan industri. Pencemaran yang paling dikhawatirkan adalah penggunaan bahan kimia yang berbahaya seperti industri pestisida dan timbulnya limbah B3 (bahan racun berbahaya) dari kawasan industry yang dibuang ke sungai atau lautan. Apabila keadaan ini terus-menerus berlangsung maka akan timbul permasalahan yang baru, yang dapat berakibat fatal pada lingkungan khususnya manusia. Hal tersebut akan menimbulkan tingkat kematian yang semakin meningkat, akibat dari penurunan fungsi SDA.
Berbagai macam kerusakan terjadi, Indonesia di kenal sebagai Negara yang kaya akan kekayaan alamnya atau sumber daya alam. Namun saat ini, Indonesia lebih di kenal sebagai Negara berkembang dan terus berkembang. Kita juga tidak tahu kapan istilah Negara berkembang tersebut berubah menjadi Negara maju.
Salah satu contoh kecil yang lebih spesifik adalah beberapa tahun yang lalu sekitar tahun 2004, kota pekanbaru yang terletak di propinsi Riau, lebih di kenal sebagai kota Seribu Hutan, namun dalam waktu yang relatif singkat istilah seribu hutan kini telah berubah menjadi istilah yang lebih modern, yakni kota Seribu Ruko yang dalam waktu singkat, perkembangan pembangunan di kota ini sangat pesat. Mulailah berdiri berbagai kegiatan industri, perhotelan, mal, dan edung-gedung bertingkat serta perumahan berdiri di mana-mana.
Akibatnya aktifitas tradisional lumpuh, hutan gundul sehingga banyak menimbulkan berbagai macam bencana seperti banjir, tanah longsor serta polusi terjadi tersebar di mana-mana. Inilah dampak yang harus di terima masyarakat kita hingga ke anak cucu[27].
b. Aspek Sosial Budaya
Perkembangan teknologi yang semakin canggih memberikan pengaruh dan landasan mengapa perlunya mempelajari komunikasi antar budaya. Adanya proses interaksi dan komunikasi antar manusia yang dimediasi oleh teknologi yang mampu menjangkau lapisan masyarakat dibelahan dunia manapun menjadi semakin mudah. Internet digunakan sebagai salah satu dampak dari perkembangan teknologi baru, pada dasarnya tidak hanya bisa menjadi pintu untuk mengetahui apa saja budaya yang ada pada masyarakat di daerah tertentu, melainkan menjadi perangkat dalam ekspresi budaya itu sendiri[28].
Budaya merupakan suatu istilah yang mengandung arti segala daya, cipta, rasa dan karsa yang dihasilkan oleh manusia. Bentuk budaya tersebut dapat berupa bangunan lengkap dengan arsitekturnya yang indah, ilmu pengetahuan dan teknologi, kesenian, sastra, dan lain sebagainya[29].
Adapun beberapa contoh penyalahgunaan:
a. Menurunnya moral, sopan dan santun di kalangan warga masyarakat, khususnya kalangan remaja dan pelajar. Kemajuan tingkat ekonomi yang terlalu menekankan pada upaya pemenuhan berbagai keinginan material, dapat menyebabkan sebagian masyarakat menjadi kaya dalam materi tetapi miskin dalam rohani atau sopan santun.
Menurunnya tingkat budaya tradisional dengan berdirinya berbagai gedung mewah seperti mal, hotel dan lainnya mengakibatkan hilangnya budaya tradisional seperti kegiatan dalam perdagangan yang dulunya lebih di kenal sebagai pasar tradisional yang dapat mempererat hubungan kemanusiaan, kini berubah menjadi pasar modern.
b. Kenakalan dan tindakan menyimpang di kalangan remaja semakin meningkat akibat lemahnya jiwa tradisi tradisi yang ada di masyarakat, seperti gotong royong dan tolong-menolong. Akibat lainnya bisa dilihat bersama, kenakalan dan tindakan menyimpang di kalangan remaja dan pelajar semakin meningkat dalam berbagai bentuknya tindakannya, seperti perkelahian, balap motor, pergaulan bebas, pelanggaran lalu lintas sampai tindak kejahatan.
c. Sistem interaksi dan komunikasi antar manusia juga berubah. Munculnya alat komunikasi canggih seperti computer, telepon kebanyakan rumah tangga yang tingkat ekonominya menengah ke atas telah merubah sistem interaksi keluarga. Komputer yang disambungkan dengan telepon telah membuka peluang bagi siapa saja untuk berhubungan dengan dunia luar.
Adanya internet dan email telah membuat orang asyik dengan kehidupannya sendiri sehingga dapat menimbulkan sikap individualistis yang dapat memutus hubungan kemanusiaan antar sesama. Selain itu tersedianya berbagai warung internet atau biasa disebut warnet telah memberi peluang kepada banyak orang yang tidak memiliki komputer dan saluran internet sendiri untuk berkomunikasi dengan orang lain melalui internet. Kini semakin banyak orang yang menghabiskan waktunya sendirian dengan komputer, mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat[30].
Adanya perkembangan teknologi dapat berpengaruh terhadap pola pikir masyarakat Indonesia cenderung lebih agresif dan penasaran serta suka dengan hal baru. Terutama dengan adanya berbagai perubahan pada berbagai peralatan elektronik. Namun ternyata perkembangan tersebut tidak hanya berdampak terhadap pola pikir anak, juga berdampak terhadap pola pikir orang dewasa dan orang tua. Terlebih lagi setiap harinya masyarakat kita di sajikan dengan berbagai siaran yang kurang bermanfaat dari berbagi media elektronik.
Selain itu efek rumah kaca dapat menyebabkan pencemaran udara akibat zat-zat yang dapat mengubah suhu udara, maka akan menyebabkan pemanasan global. Dimana dengan rumah kaca ini sinar ultra violet yang dapat membahayakan manusia tidak akan disarung lagi oleh lapisan ozon, sehingga langsung masuk ke bumi dan akan bersirkulasi di bumi[31].
d. Kesenjangan sosial
Perkembangan industri dapat meningkatkan pendapatan dan membuka berbagai jenis lapangan pekerjaan. Akan tetapi, hal ini juga dapat memunculkan kesenjangan sosial di masyarakat. Tidak jarang muncul kelompok masyarakat pemilik modal yang kaya bahkan menjadi konglomerat., tetapi ada juga kelompok masyarakat yang tidak memiliki keterampilan. Mereka yang tidak menguasai teknologi akan semakin tertinggal dan hidup miskin. Maka dari itu jurang perbedaan yang begitu dalam antara si kaya dan si miskin pun muncul. Hal ini dapat mendorong kecemburuan sosial dan kerawanan keamanan apabila dari kedua pihak mengalami ketidak harmonisan.
Efek rumah kaca disebabkan karena naiknya konsentrasi suhu gas Karbondioksida (CO2) dan gas-gas lainnya di atmosfer. Kenaikan konsentrasi gas CO2 ini terjadi karena kenaikan suhu dalam proses pembakaran bahan bakar minyak (BBM), batu bara, dan bahan bakar organik lainnya yang melampaui kemampuan tumbuh-tumbuhan dan laut untuk mengabsorsinya. Berbagai bahan di permukaan bumi yang berperan aktif untuk mengabsorsi hasil pembakaran yakni tumbuh- tumbuhan, hutan, dan laut. Jadi bisa ketahui apabila hutan semakin gundul, maka panas di bumi akan semakin naik.
Energi yang diabsorsi dipantulkan kembali dalam bentuk radiasi infra merah oleh awan dan permukaan bumi. Namun hanya sebagian sinar infra merah tersebut yang dapat tersaring oleh awan, gas CO2, dan gas lainnya, sehingga dipantulkan kembali ke permukaan bumi. Dengan meningkatnya konsentrasi gas CO2 dan gas-gas lain di atmosfer maka semakin banyak pula gelombang panas yang dipantulkan bumi dan diserap atmosfer.
Dengan kata lain semakin banyak jumlah gas rumah kaca yang berada di atmosfer, maka semakin banyak pula suhu panas matahari yang terperangkap di permukaan bumi. Akibatnya suhu permukaan bumi akan naik. Sudah disebutkan di atas bahwa efek rumah kaca terjadi karena emisi gas rumah kaca[32].
C. Dampak IPTEK terhadap Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM)
Perkembangan sejarah manusia selalu diwarnai oleh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang melingkupinya[33]. Hal ini tentunya berbanding lurus dengan upaya manusia memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sehingga manusia dapat menggunakan teknologi sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhannya.
Dunia sekarang ini dihadapkan situasi yang berlawanan antara perkembangan teknologi yang terus meningkat dan keinginan lingkungan hidup yang sehat[34]. Di negara maju dan negara berkembang mereka ingin meningkatkan kesejahteraan dengan menggunakan teknologi. Dengan demikian menambah konsumsi energi merupakan suatu kenyataan. Statistik menunjukkan, bahwa sepertiga penduduk dunia di negara industri mengkonsumsi 8 kali lebih besar dari mereka yang berada di negara berkembang.
1. Dampak ilmu Alamiah dan teknologi terhadap Sumber Daya Alam, antara lain :
a. Minyak Bumi
Minyak bumi masih merupakan sumber daya alam yang paling utama dalam memenuhi kebutuhan energi dunia. Hal ini dapat dengan mudah kita membayangkan mengingat segala mesin kendaraan hampir semuanya menggunakan minyak bumi sebagai bahan bakarnya. Kalau kita tinjau dari segi pembakarannya dan dari awal penggaliannya, maka tidak bisa dihindari adanya tumpahan di sekitar pemboran itu. Hal ini jelas merusak lingkungan, baik tumbuhan atau hewan juga manusia yang hidup di sekitar daerah itu.[35]
Saat ini minyak bumi masih menjadi sumber daya alam yang paling utama untuk memenuhi kebutuhan energi dunia. Akan tetapi kita juga mengetahui bahwa minyak bumi merupakan bahan galian yang tidak dapat diperbarui, artinya sekali pakai habis. Minyak bumi berasal dari fosil yang terbentuk secara alami dalam proses jutaan tahun lamanya yang jumlahnya juga terbatas. Suatu saat minyak bumi akan habis.
Maka demi terus melestarikan kehidupan di muka bumi ini, orang harus segera mencari gantinya. Pada kesempatan kali ini yang perlu diketahui adalah dampak negatifnya, yaitu hasil pembakaran minyak bumi itu berupa gas-gas oksida, antara lain karbondioksida yang berguna untuk fotosintesis dan karbondioksida yang bersifat sangat beracun[36].
Namun yang sangat berbahaya adalah gas-gas yang mengandung Pb(timah hitam) atau Hg(air raksa) yang semuanya ini merupakan campuran premium, agar premium mudah terbakar[37]. Penggalian minyak bumi akan membawa akibat polusi daerah sekitarnya karena tumpahan minyak bumi itu jelas merusak tumbuhan dan hewan yang hidup di daerah tersebut.
b. Air
Meskipun air merupakan sumber daya alam yang dapat diperbaharui yang artinya setelah dipakai dapat dibersihkan kembali, namun pembersihan itu tidak selalu sempurna sehingga air bersih yang kita perlukan semakin hari akan semakin menurun kualitas dan kuantitasnya.
c. Hutan, Hewan dan Ternak
Hutan dan hewan (ternak) merupakan sumber daya alam yang dapat diperbaharui, tetapi teknologi modern dapat mengakibatkan sumber daya alam tersebut tidak berdaya atau tidak dapat diperbaharui, misalnya telah disebutkan yaitu pembabatan hutan yang semena-mena menyebabkan tunas muda atau tumbuhan yang masih muda mati dan tidak akan tumbuh lagi.
Meskipun sumber daya alam itu dapat diperbaharui, tetapi ada batas toleransinya. Bila batas ini dilampaui tidak lagi dapat diperbaharui. Pemungutan ikan di laut dengan pukat harimau, misalnya akan menjaring ikan yang besar sampai ke anak-cucunya sehingga generasi mudanya tidak dapat mengganti generasi tua, seperti halnya tumbuhan[38].
d. Tanah
Sebenarnya tanah pertanian merupakan sumber daya yang dapat diperbaharui. Artinya tanah dapat digunakan berulang kali apabila dipelihara dengan baik. Misalnya saat tanah kekurangan zat hara, dapat ditambah dengan cara pemupukan dan sebagainya, namun apabila pemupukannya melampaui batas tanah tersebut akan rusak sebagaimana sumber daya alam lainnya yang juga dapat diperbaharui. Contohnya apabila ada tanah yang dibiarkan dalam keadaan kosong lalu terkena erosi terus-menerus, maka bagian tanah yang semula subur akan hilang dan tinggallah batu yang tidak dapat digunakan lagi sebagai lahan pertanian[39].
2. Interaksi Manusia dan Lingkungan
Meluasnya aktifitas industri secara luar biasa selama lebih dari dua abad yang menjelma menjadi proses moderenisasi, industrialisasi, kini eksistensinya menuju proses yanag tidak terkendali, tidak berkelajutan dan mulai menghancurkan biogeosfer. Hal ini terjadi setelah tercapainya tingkat kebebasan dan memilih, manusia kadang menginterpertasikannya sangat berbeda-beda.
Kebebasan yang diartikan dapat melakukan apa saja, antara lain dalam mengekstrasi sumber daya alam yang berlebihan dengan demikian mulailah tragedi lingkungan terjadi (common tragedi). Proses industrialisasi telah memberikan kontribusi pada perjalanan tahun, dekade, abad, hingga mencapai kondisi kerusakan lingkungan seperti yang terjadi pada saat ini. contohnya seperti pemusnahan hutan-hutan tropis, lahan basah serta keanekaragaman hayati[40].
Kemampuan sektor pertanian dalam peningkatan produksi dan pengentasan kemiskinan sangan bergantung pada kemampuannya dalam mengatasi kendala pengembangan yang di hadapi saat ini, yang mencakup keterbatasan pengembangan lahan beririgasi, teknologi varietas unggul, ketersediaan anggaran pembangunan, dan menyediakan sistem intensif untuk mendorong peningkatan produksi dan pendapatan petani.
Dalam bidang pertanian IPTEK menciptakan berbagai macam-macam alat pertanian yang canggih seperti traktor, alat pemotong dan penanam, alat pengolah hasil pertanian dan alat penyemprot hama. Alat-alat tersebut dapat membantu petani untuk menggarap sawah hingga proses selesai sehingga waktu dan tenaga lebih efektif dan efisien[41].
Usaha tani tanaman pangan (padi) memiliki multifungsi yang besar, dan keberhasilan pengembangannya akan memberikan pengaruh yang nyata terhadap pencapaian ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. Upaya mempertahankan eksistensi lahan sawah dan peningkatan pendapatan petani (serta pengentasan kemiskinan) akan sangat ditentukan oleh keberhasilan program diversifikasi di lahan sawah memiliki prospek yang baik, tetapi dihadapkan kepada sejumlah kendala teknis, ekonomi, lingkungan, sosial, dan budaya[42].
3. Dampak IPTEK terhadap Sumber Daya Manusia (SDM)
a. Perkembangan Sains-Teknologi Di Indonesia
Perkembangan sains dan teknologi yang sangat pesat akan membawa dampak global, tidak hanya di negara maju tetapi juga bagi negara-negara berkembang, seperti di Indonesia. Membangun sumber daya manusia merupakan syarat mutlak untuk menghadapi tantangan Indonesia dimasa mendatang[43].
Bangsa indonesia harus berupaya untuk mengembangkan wawasan keunggulan yaitu wawasan yang mampu menumbuhkan tuntutan global. Persaingan yang semakin ketat mendorong peningkatan sumber daya manusia untuk semakin produktif, terampil, etos kerja makin kuat, disiplin makin tinggi, daya inovasi dan kreasi makin dirangsang, mandiri dan kritis.
Menurut Karyono Ibnu Ahmad [1999:2], pengembangan kualitas SDM Indonesia hendaknya disesuaikan dengan tujuan pembangunan, yaitu:
(1) Kualitas spiritual dengan iman
(2) Kualitas bermasyarakat berkaitan dengan budi pekerti
(3) Kualitas keserasian dengan lingkungan berkaitan dengan rasio, wawasan dan etika lingkungan.
b. Dampak Iptek dalam bidang kesehatan
Teknologi informasi juga berpengaruh di bidang kesehatan. Sekarang ini teknologi informasi di bidang kesehatan sangat berperan yang begitu signifikan untuk menolong jiwa manusia serta riset-riset di bidang kedokteran. Teknologi informasi digunakan untuk menganalisis organ tubuh manusia bagian dalam yang sulit dilihat, untuk mendiagnosa penyakit, menemukan obat yang tepat untuk mengobati penyakit, dan masih banyak lagi[44].
Pemanfaatan teknologi informasi ini semakin mendukung peningkatan kualitas kerja di bidang kedokteran, karena semakin canggihnya teknologi yang ada maka akan semakin mudah kita mendapatkan pelayanan dengan kualitas baik.
Adapun dampak positif iptek dalam bidang kesehatan:
1. Banyak ditemukannya berbagai alat untuk menggantikan organ tubuh yang telah rusak. Misalnya untuk orang yang mengalami kebutaan, saat ini dapat dilakukan proses transplantasi mata (donor mata dari orang lain)[45].
2. Salah satu bentuk perkembangan teknologi dalam bidang kesehatan yaitu Operasi plastik, operasi plastik ini selain untuk tampil beda dari wajah aslinya juga dapat di gunakan untuk menutupi luka akibat kecelakaan yang tidak diinginkan.
3. Munculnya berbagai alat untuk mengolah sampah , sehingga lingkungan menjadi lebih bersih karena sampah berhasil diolah dengan baik. Kelangsungan hidup manusia jadi tidak terganggu oleh sampah.
Adapun beberapa dampak negatif iptek dalam bidang kesehatan:
1. Radiasi yang ditimbulkan oleh cahaya handphone atau komputer dapat merusak penglihatan.
2. Efek ketergantungan teknologi yang selalu berkembang juga dapat menimbulkan timbal balik yang bersifat negatif seperti sifat ketergantungan. Pengonsumsi obat antibiotik yang banyak beredar di masyarakat ternyata tidak semata-mata hanya mengurangi keluhan yang ada tetapi juga menimbulkan ketergantungan dengan intensitas yang berbeda-beda dari masing-masing jenis antibiotik. Tidak hanya sampai pada hal tersebut, tetapi timbul suatu kemungkinan yang menyebabkan penyakit tersebut memiliki tingkat kekebalan terhadap antibiotik tertentu[46].
c. Dampak Teknologi Informasi dan SDM Terhadap Penerapan E-Government Sebagai Bentuk Pelayanan Publik
Teknologi informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerapan e-government. Jika semakin canggih sistem yang dijalankan oleh karyawan bank mandiri maka akan semakin baik penerapan e-government dalam memberikan pelayanan public kepada masyarakat luas. Dengan kata lain teknologi informasi yang diterapkan memiliki pengaruh positif terhadap pemberian jasa public[47].
Sumber daya manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerapan e-government. semakin tinggi kualitas SDM yang dimiliki karyawan Bank Mandiri maka semakin baik penerapan e-government Bank Mandiri dalam memberikan pelayanan publik[48].
d. Peran Sumber Daya dalam Meningkatkan Pengaruh Teknologi tehadap Produktivitas
Pengaruh teknologi terhadap kinerja akan lebih nampak jika perusahaan beroperasi di lingkungan yang tidak tersedia sumber daya atau perusahaan kurang memiliki sumber daya yang memadai. Perusahaan yang memiliki kopetensi teknologi akan dapat menciptakan diferensiasi dan mencapai keunggulan kompetitif. Dampak hard teknology terhadap produktuvitas akan selalu positif jika organisasi memiliki keterkaitan yang cukup[49].
e. Perkembangan IPTEK Dalam Pengelolaan Lingkungan
Pengembangan informasi yang lingkungan hidup, untuk meningkatkan efisiensi, produktifitas dan efektifitas pembangunan serta manajemen nasional melalui penyelenggaraan sistem informasi yang handal.
Penyebarluasan informasi eko-teknologi industru harus digalakkan disegala lapisan masyarakat guna membentuk kesadaran tentang pentingnya eco-efisiensi, sehingga pembangunan dapat berkelanjutan.
Program-program Pendidikan akan memanfaatkan informasi untuk memberikan semangat kepada pelaku pembangunan untuk menerapkan konsep eko-teknologi secara sukarela.
Analisis daur hidup (life-cycle-analysis) yang kemudian berkembang menjadi cradle-tocradle or reincarnation Konsep proaktif dapat dicapai bila eco-efisiensi dapat tercapai. Yaitu usaha meminimumkan penggunaan bahan baku yang berbahaya dalam proses termasuk sumber daya alam dan energi sehingga dapat meminimkan limbah dan dampak negatif yang timbul.
Disamping itu dapat memanfaatkan limbah yang dihasilkan menjadi produk lain (waste to product) Sistem Pengelolaan Lingkugan harus mempunyai visi global dan pencegahan pencemaran, pengendalian serta pengelolaan kualitas lingkungan menuju pada nir emisi. Teknologi konversi serta bioteknologi akan sangat berperan dalam pengembangan konsep proaktif sehingga dapat tercapai keseimbangan ekosistem dan berkelanjutan[50]
4. Keterkaitan teknologi dengan sumber daya
Ketersediaan sumber daya dapat Peran Sumber Daya Dalam Meningkatkan Pengaruh Teknologi Terhadap Produktivitas (Lena Ellitan). berpengaruh positif maupun negatif terhadap hubungan teknologi-kinerja. Hal ini dapat diartikan bahwa tersedianya sumberdaya dapat menguatkan atau memperlemah pengaruh teknologi terhadap kinerja (Dess & Beard, 1984).
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Meyer dan Goes (1988) terhadap beberapa rumah sakit di Amerika menemukan bahwa rumah–rumah sakit yang terletak dan beroperasi pada lingkungan di mana tersedia sumber daya mendapatkan lebih banyak keuntungan dibanding dengan rumah-rumah sakit yang berada di lingkungan di mana sumberdaya langka dan sukar diperoleh. Hasil studi Meyer dan Goes (1988) konsisten dengan Schroeder dan Sohal (2000) yang menemukan bahwa semakin banyak dan tersedia sumber daya yang dimiliki oleh suatu perusahaan manufaktur, semakin besar manfaat teknologi dapat diperoleh[51].
Abad 21 memiliki banyak perbedaan dengan abad 20 dalam berbagai hal, diantaranya dalam pekerjaan, hidup bermasyarakat dan aktualisasi diri. Abad 21 ditandai dengan berkembangnya teknologi informasi yang sangat pesat serta perkembangan otomasi dimana banyak pekerjaan yang sifatnya pekerjaan rutin dan berulang-ulang mulai digantikan oleh mesin, baik mesin produksi maupun komputer. Sebagaimana sudah diketahui dalam abad ke 21 ini sudah berubah total baik masyarakat maupun dunia pendidikannya. Sekolah yang dipahami sampai saat ini sudah terbentuk sejak abad ke 19 dalam rangka pengembangan pendidikan anak dan juga mendorong industrialisasi.
Jadi awalnya sekolah itu dibentuk untuk mendukung pembentuk masyarakat madani dan juga industrialisasi namun sejak tahun 1989 dimana sejak Jerman sudah bersatu tiba-tiba mulai era globalisasi sampai saat ini, seperti di Negara Amerika Utara, Eropa dan Amerika Timur sudah terjadi globalisasi lebih awal. Kalau negara-negara Asia belum menjadi satu karena terjadi keanekaragaman budaya dan suku, namun pada suatu saat akan terjadi seperti di negara barat. Jadi negara/pasar akan menjadi satu dan mungkin mata uang akan menjadi satu. Jadi kalau jaman dulu pasar itu per negaranya tapi saat ini karena adanya globalisasi, suatu kesatuan komunikasi akan menjadi luas (JICA, 2016)[52].
Perekonomian global abad ke-21 dikendalikan oleh jaringan teknologi informasi, di mana semua transaksi dilakukan secara online, investasi dan pasar modal dilakukan tanpa melihat gejolak kehidupan nyata, kecuali dengan cara melihat angka-angka di monitor. Angka-angka itu berubah dari menit ke menit, seiring dengan gejolak yang terjadi dalam ekonomi perdagangan, politik, sosial, bahkan oleh ‘ulah’ tokoh dunia. Dalam kondisi pasar global semacam ini, maka apa yang terjadi di satu negara, pengaruhnya akan terasa di negara lain (BSNP:2010).
D. Dampak IPTEK terhadap Pencapaian Kemakmuran
Atas dasar kreatifitas dan kecerdasan akalnya, manusia mengembangkan IPTEK dalam rangka untuk mengolah SDA yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Dimana dalam pengembangan IPTEK harus didasarkan terhadap moral dan kemanusiaan yang adil dan beradab, agar semua masyarakat mengecam IPTEK secara merata.
Disatu sisi telah terjadi perkembangan yang sangat baik sekali di aspek komunikasi, namun pelaksanaan pembangunan IPTEK masih belum merata. Masih banyak masyarakat kurang mampu yang putus harapannya untuk mendapatkan pengetahuan dan teknologi tersebut. Hal itu dikarenakan tingginya biaya pendidikan yang harus mereka tanggung. Maka dari itu, pemerintah perlu menyikapi dan menanggapi masalah-masalah tersebut, agar peranan IPTEK dapat bertujuan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia yang ada.
Adanya kemajuan dalam bidang sains saat teknologi telah membawa kehidupan manusia pada perubahan yang berupa kemudahan, kemakmuran dan kenyamanan dalam kehidupan. Hal ini meliputi terpenuhinya kebutuhan manusia yang semakin baik yaitu penemuan teknik atau alat modern bidang penerbangan, teknik kimia, teknik sipil, teknik listrik dan teknik mekanik yang dapat menghasilkan bahan-bahan dasar untuk industri, mesin-mesin yang sangat canggih, pesawat terbang dan lain sebagainya[53].
DAFTAR PUSTAKA
Ahmadi Abu, dkk. Ilmu Alamiah Dasar. (Jakarta: PT Rineka Cipta, 1991).
Ahmadi Abu, Ilmu Sosial Dasar. (Jakarta: PT Rineka Cipta, 2003).
Djajadiningrat Aziz, “Perkembangan IPTEK dalam Pengelolaan Lingkungan,” Jurnal Teknologi Lingkungan, Vol. 3, No. 3, 2002.
Ellitan Lena, Peran Sumber Daya dalam Meningkatkan Pengaruh Teknologi terhadap Produktivitas”, Jurnal Manajemen & Kewirausahaan, Vol. 5, No. 2, 2003.
Gande, A., “Dampak dan Peranan IPTEK terhadap Kehidupan Manusia,” Jurnal Teknologi, Vol. 1, No. 1.
Hartono, dkk, Ilmu Sosial Dasar. (Jakarta: Bumi Aksara, 1993).
Imaduddin Wildan, Tafsir Yasin Ayat 41-42: Bahtera Kehidupan, (diakses pada tanggal 11-02-2020, pukul 15.43).
Jurusan Ekonomi Manajemen, Fakultas Ekonomi – Universitas Kristen Petra http://puslit.petra.ac.id/journals/management/159
Mustopo Habib, Ilmu Budaya Dasar, (Surabaya: Usaha, 1988).
Mutia, “Teknologi dalam Al-Qur’an,” Islam Futura, Vol. VI, No. 2, 2007.
Maskoerijasin.Ilmu Alamiah Dasar (Jakarta:PT Rajagravindo Pesada,2015).
Nasrullah, R., Komunikasi AntarBudaya Di Era Budaya Siber. (Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2012).
Nasution, Muhammad Syukri Albani, dkk, Ilmu Sosial Budaya Dasar. (Jakarta : PT RajaGrafindo, 2015).
Nata, A., Metodologi Studi Islam. (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2013).
Ngafifi Muhamad, “Kemajuan Teknologi dan Pola Hidup Manusia dalam Perspektif Sosial Budaya,” Jurnal Pembangunan Pendidikan, Vol. 2, No. 1, 2014.
Nur Hidayati dan Mawardi, Ilmu Alamiah Dasar, Ilmu Budaya Dasar, Ilmu Sosial Dasar, (Bandung: Pustaka Setia, 2009).
Nur Wakhidah, dkk, Ilmu Alamiah Dasar. (Jakarta: Prestasi Pustaka, 2007).
Purnama Heri, Ilmu Alamiah Dasar, (Jakarta: PT.Rineka Cipta, 2001).
Pratama Riza, “Efek Rumah Kaca Terhadap Bumi,” Buletin Utama Teknik, Vol. 14, No. 2, 2019.
Probowulan Diah, “Dampak Teknologi Informasi dan Sumber Daya Manusia terhadap Penerapan E-Government Sebagai Bentuk Pelayanan Publik”, Jurnal Belance, Vol. 8, No. 1, 2016.
Quamila Nadia Pramesti, “Peran Teknologi Informasi dalam Bidang Kesehatan”, diakses dari https://quamilanadia.wordpress.com
Shisab Quraish, Tafsir al-Misbah, Vol. II (Jakarta: Lentera Hati, 2002).
Setiadi Elly M., dkk. Ilmu Sosial Budaya Dasar. (Jakarta: PT Fajar Interpratama Mandiri, 2014).
Setiawan Daryanto, “Dampak Perkembangan Teknologi dan Komunikasi Terhadap Budaya (Impact of Information Technology Development and Communication on Culture),” SIMBOLIKA, Vol. 4, No. 1, 2018.
Sodik Muhammad, Ilmu Kealaman Dasar. (Jakarta: Kencana,2016).
Sudaryanto Tahlim dan I wayan Rusastra,”Kebijakan Strategis Usaha Pertanian dalam Rangka Peningkatan Produksi dan Pengentasan Kemiskinan,” Jurnal Litbang Pertanian, Vol. 25, No. 4. 2006.
Tasmuji, dkk. Ilmu Alamiah Dasar Ilmu Sosial Dasar Ilmu Budaya Dasar (IAD-ISD-IBD). (Surabaya: UIN Sunan Ampel Press, 2019).
Trianto, “Wawasan Ilmu Alamiah Dasar Presepktif Islam dan Barat.” (Jakarta:Prestasi Pustaka publisher,2007).
Vol, 1 Tahun 2016 – ISSN 2528-259X 264 | Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika 2016, Universitas Kanjuruhan Malang.
Widagdho Djoko, dkk., Ilmu Budaya Dasari, (Semarang: t.kt, 1991).
Yuni Etistika Dkk, “Transformasi Pendidikan Abad 21 Sebagai Tuntutan Pengembangan Sumber Daya Manusia Di Era Global”, Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika,1,2016
Zamromi Mohammad, “Perkembangan Teknologi Komunikasi dan Dampaknya Terhadap Kehidupan,” Jurnal Dakwah, Vol. X, No. 2, 2009.
Senang sekali mendapat ilmu
BalasHapusAllhamdulillah sangat membantu
BalasHapusbermanfaat sekali
BalasHapusalhamdulillah sangat lengkap dan bagus sekali pembahasannya
BalasHapusAlhamdulillah bagus
BalasHapusAlhamdulillah sangat bermanfaat dan membantu
BalasHapusDetail bangett :)) menambah wawasan bangett nihhh
BalasHapusBahasanya ringan
BalasHapusthank u kak, pembahasannya bagus
BalasHapusMaterinya sangat membantu
BalasHapusSangat detail tapi mudah dipahami
BalasHapusBagus sekali
BalasHapusterimakasih artikel nya sangat membantu, sangat detail dan mudah difahami untuk pembaca
BalasHapusAlhamdulillah artikelnya sangat membantu, barakallah
BalasHapusAlhamdulillah, pembahasan yang menarik
BalasHapusPembahasan yang sangat bermanfaat
BalasHapusAlhamdulillah, terimakasih banyak kak atas ilmu nya, semoga allah memberikan kita kemudahan dalam menuntut ilmu...
BalasHapusAlhamdulilah sangat bermanfaat
BalasHapusBagus dan menarik
BalasHapusWah bagus ini
BalasHapusBermanfaat banget
BalasHapusBagus dan dangat membantu
BalasHapusWaahh bagus banget, penjelasan mudah difahami.
BalasHapusBagus banget dan ilmunya bisa diterima
BalasHapusBagus&bermanfaat
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusSangat bagus dan bermanfaat
BalasHapusSIP DEK
BalasHapusAlhamdulillah, ilmu yang bermanfaat
BalasHapusAlhamdulillah, ilmu yang bermanfaat
BalasHapusThanks ilmunya
BalasHapus